3 Destinasi Wellness Tourism yang Siap Dikembangkan di Indonesia

Wabah Covid-19 yang berlangsung selama dua membuat beberapa orang lebih awas terhadap kesehatan. Misalnya saja dengan membeli asuransi kesehatan Individu Prima yang sudah menawarkan layanan kesehatan online, mencakup rawat inap dan jalan hingga pembelian obat dan vitamin yang lebih praktis. Di sisi lain, masyarakat membutuhkan kegiatan lain yang dapat membantu mereka semangat menjalani kehidupan di tengah pandemi.

 


Untuk itu, pemerintah berupaya mengembalikan motivasi masyarakat, misalnya saja melalui sebuah program bernama wellness tourism atau wisata kesehatan sebagai opsi liburan di dalam negeri.

Sudah diterapkan di negara-negara maju

Wellness tourism sebenarnya sudah umum dijumpai, terutama di negara-negara maju seperti Amerika Serikat dan Korea Selatan. Bahkan beberapa negara tetangga Indonesia seperti Malaysia, Singapura, dan Thailand sudah menerapkan program tersebut.

Secara garis besar, wellness tourism merupakan aktivitas vakansi atau liburan yang ditujukan untuk mengelola, memelihata, serta meningkatkan kondisi kesehatan secara menyeluruh. Jadi, setelah mengikuti program tersebut, Anda bukan hanya merasa terhibur dari segi fisik, tetapi juga mental. Oleh karena itu, untuk mencapai tujuan tersebut, kegiatan-kegiatan dalam wellness tourism melibatkan fisik seperti jalan kaki, hiking, bersepeda, perawatan di tempat spa, hingga retret.

Pilihan destinasi wellness tourism di Indonesia

Alexander Reyaan, Direktur Wisata Alam, Budaya, dan Buatan Kemenparekraf, mengungkapkan bahwa pihaknya sedang mengembangkan destinasi wellness tourism di Indonesia yang nantinya diperkenalkan ke wisatawan dalam dan luar negeri. Sejauh ini, ada tiga tempat yang Kemenparekraf siapkan, antara lain Yogyakarta, Solo, dan Bali.

Di Solo, wisatawan akan difokuskan untuk mengenal jamu-jamuan, sebab kampung halaman Presiden Joko Widodo tersebut dianggap mempunyai potensi sebagai destinasi wisata herbal. Melimpahnya bahan-bahan alami di kota ini pun memungkinkan pengelola wisata untuk mengolah makanan sehat, produk aromaterapi, meditasi, hingga jelajah alami.

Di Yogyakarta, wisatawan juga akan menemukan jamu-jamu yang tak kalah bermanfaat seperti di Solo. Namun, fokusnya akan lebih mengarah ke dunia seni dengan memperkenalkan pijat tradisional ala Jawa, terapi seni, dan beksan meditasi.

Bali punya potensi kuat sebagai destinasi wellness tourism skala internasional. Apalagi reputasi Pulau Dewata di dunia pariwisata mancanegara sudah tak diragukan lagi. Dalam hal ini, pemerintah tinggal mengembangkan sejumlah potensi seperti makanan sehat, yoga, meditasi, hingga jelajah kota serta alam yang memukau.

Selain potensi-potensi di atas, ketiga destinasi wellness tourism ini dianggap terjangkau dari segi biaya, akomodasi, maupun transportasi. Dengan begitu, bukan cuma wisatawan berduit yang dapat menikmati wellness tourism, tetapi juga wisatawan dari kalangan menengah ke bawah.

Tertarik untuk mengikuti wellness tourism? Anda bisa cek masing-masing aktivitas yang ditawarkan setiap tempat untuk menemukan jenis kegiatan dan biaya yang dibutuhkan.

Posting Komentar

0 Komentar