6 Tips Memastikan Pengajuan Klaim Asuransi Kesehatan Anda Diterima

Klaim untuk asuransi penyakit kritis dan kejadian darurat harus segera dilakukan. Jika proses klaim terlalu lambat berjalan, masalah pembayaran kesehatan bisa bermasalah nantinya. Bahkan, pengajuan klaim yang terlalu lama sering menjadi penghambat orang–orang yang seharusnya ditolong tapi malah tidak tertolong akibat lambatnya proses klaim yang dilakukan.

 


Untuk itu, supaya pengajuan klaim diterima oleh pihak asuransi, ada beberapa tips yang bisa diterapkan, seperti:

 

       Selalu lancar membayar premi

 

Jika tidak ingin dipersulit dalam melakukan klaim, Anda harus selalu memenuhi kewajiban bayar premi. Dalam artikel dari CekAja, sudah dijelaskan berbagai masalah yang akan dihadapi jika tidak membayar premi asuransi seperti status polis ditangguhkan, denda, dan blokir status polis.

 

Telat ringan saja bisa menyebabkan status polis Anda ditangguhkan, apalagi jika tidak membayarnya tentu akan mempersulit pengajuan klaim Anda nantinya. Terlebih, mengurusi proses aktivasi memakan banyak waktu padahal Anda sedang butuh klaim segera, pasti membuat lebih panik. Karena itu, pastikan jangan sampai terlambat membayar asuransi kesehatan Anda jika ingin pengajuan klaim diterima.

 

       Selalu belajar soal jenis asuransi kesehatan dan perbedaan proses klaimnya

 

Klaim asuransi untuk kesehatan bisa dibedakan menjadi beberapa jenis. Umumnya asuransi kesehatan biasa, memang mudah dipahami cara klaim-nya. Tapi, untuk jenis lain seperti asuransi penyakit kritis, proses klaimnya bisa berbeda sedikit.


Dalam artikel dari MoneyControl, dijelaskan keuntungan yang diberikan oleh asuransi penyakit kritis. Keuntungan berbeda ini memuat proses klaim sedikit berbeda. Misalnya saja, Anda memiliki penyakit paru – paru permanen setelah recovery dari COVID-19.

 

Klaim untuk COVID-19 bisa dicover dengan asuransi kesehatan biasa. Tapi COVID menyebabkan paru – paru Anda harus menggunakan alat bantu dan juga pemeriksaan rutin. Hal ini bisa digolongkan penyakit parah jika sampai mengganggu fungsi tubuh Anda dalam kegiatan sehari – hari.

 

Apakah asuransi akan cover alat bantu pernapasan? Obat terapi paru – paru? Check-up rutin? Atau penyakit lain yang bisa menjangkit paru – paru rusak ini? Jika menggunakan asuransi untuk penyakit kritis, Anda masih akan dibantu untuk hal ini. Cover dari asuransi ini biasanya berlaku juga untuk penderita kanker, stroke, dan jantung kronis.

 

Jika Anda tidak tahu perbedaan proses klaim-nya, Anda bisa saja lebih kesulitan melakukan klaim. Persyaratan dokumen untuk asuransi penyakit biasa dan penyakit kritis akan jauh berbeda. Detail medis untuk klaim asuransi penyakit kritis biasanya perlu lebih detail agar lebih mudah dikaji.

 

       Selalu siap memiliki prasyarat klaim asuransi

 

Jika ingin lebih cepat mendapatkan klaim asuransi, Anda harus selalu siap menyediakan dokumen persyaratan yang tepat. Sebisa mungkin, hubungi pihak jasa asuransi untuk memastikan apa saja yang harus dipersiapkan untuk klaim.

 

Perlu diingat bahwa peraturan syarat klaim ini bisa berbeda dari satu jasa asuransi ke penyedia asuransi lainnya. Melakukan komunikasi untuk kepastian syarat lebih baik daripada mempersiapkan syarat yang kurang lengkap.

 

       Asuransi memiliki banyak opsi layanan klaim yang mudah digunakan

 

Jika ingin lebih lancar dan cepat dalam pengajuan klaim, Anda disarankan memilih jasa asuransi yang tepat. Sebelum menggunakan asuransi kesehatan, cari penyedia jasa yang memiliki banyak opsi klaim. Opsi di sini bisa berupa formulir pengajuan klaim lewat aplikasi, website, ataupun media alternatif lain. Tambahan layanan seperti ini tentu membantu. Anda tidak perlu lagi mengirim surat pengajuan secara langsung ke kantor jasa asuransi.

 

Bagaimana? Apakah sudah jelas? Selama bisa memilih penyedia jasa yang tepat dan Anda siap untuk persyaratan klaim, prosesnya pasti cepat. Semoga bahasan ini membantu Anda sekalian dalam proses klaim asuransi kesehatan, ya!

Posting Komentar

0 Komentar